Selasa, 13 Juli 2010

SURAT PERJANJIAN

SURAT PERJANJIAN

Zahratul Azizah


ibu,
ini kubawa sepiring kaktus
untuk makan malam kita
malam makin larut,ibu

tuangkan air matamu ke dalam gelas kaca
kita teliti gerakan busanya
lalu kita minum bersama-sama
agar kaktus tidak begitu busuk
agar mengeras baunya yang busuk

maaf,ibu...
sejak kecil aku selalu mengganggumu
menguras air susumu
menguras air matamu
bukan begitu maksudku

matahari yang salah,ibu
membakarku,merayuku,menghisapku
menerobos celah-celah dinding nuraniku
kau kini menangis
ketika sawah dan ladang kasih kita mengering

ibu...
saat aku kau sapih
aku merintih

bacalah suratku,ibu
kuselip suratku di balik kusen jendela
bacalah sepertiga malam
di bawah remang taplek musholla

Tidak ada komentar:

Posting Komentar